HotmanParis Aspri No 1, Benny yang Dibiayai Kuliah hingga Jalan-jalan ke Eropa Hotman Paris mengunggah gambar tangkap layar foto Beny yang hendak menyantap makanan mewah. Beny sendiri terlihat cantik dan elegan dengan gaun
Paris - Paris memang kota yang romantis. Banyak traveler bermimpi liburan ke sana. Sebelum ke sana betulan, mari jelajahi Paris secara virtual dulu bareng kota Paris yang romantis memang banyak mengundang traveler buat jalan-jalan ke sana. Namun karena lagi ada pandemi COVID-19. jalan-jalan romantisnya secara virtual saja bersama dengan Antavaya Tur and romantis di kota Paris kali ini dipandu oleh Madam Mita. Wanita asal Bandung itu sudah tinggal di Paris selama 40 tahun lebih. Jadi wajar kalau dia tahu spot-spot yang anti mainstream bagi turis. Perjalanan kali ini traveler akan diajak menyusuri kawasan kota tua Paris, kawasan yang jarang disambangi turis ketika melakukan City Tour di Paris. Pemandangan kota tua ini amat bangunan berusia ratusan tahun masih sangat terjaga keasliannya. Dari Balai Kota Paris, hingga rumah-rumah, bahkan sampai bangunan mal pun gedungnya sangat otentik dan klasik, namun masih sangat terjaga rumah yang ada di kawasan ini, dulunya dimiliki oleh kalangan kaum berada. Kata Madam Mita, hal itu bisa dilihat dari pintu rumah mereka. Semakin banyak paku di pintu rumahnya, maka semakin kaya dia."Semakin banyak paku di pintu rumahnya, maka dia semakin kaya. Pakunya terbuat dari tembaga," kata Madam juga akan diajak menysuri Sungai Thames, sungai terpenting di kota Paris. Banyak warga memanfaatkan kawasan di sekitar sini untuk jogging dan berolahraga Prancis sendiri sedang ada lockdown karena kasus COVID-19 yang meningkat. Namun warga tetap bisa beraktivitas di luar rumah, asal menunjukkan surat izin yang menyatakan orang tersebut untuk beraktivitas di luar traveler yang beragama Islam, Paris merupakan kota yang cukup ramah bagi Muslim karena hampir 10% dari populasi mereka adalah warga beragama Islam. Ada satu masjid agung di kota wisata belanja dan kuliner, Paris memang sayang untuk dilewatkan. Terutama soal kulinernya ya. Jangan lupa bila ke Paris sempatkan untuk menyicipi Croissant dan aneka roti khas lainnya. Jangan lewatkan Virtual Tour dari Antavaya berikutnya ya traveler! Simak Video "Penampakan Sampah Menumpuk di Kota Paris Gegara Petugas Mogok Kerja" [GambasVideo 20detik] wsw/wsw
\n\n \n\njalan jalan ke paris sendiri
Saransaya untuk yang mau jalan-jalan di PARIS .. 1. Pilih hotel di deket Gare du Nord, karena itu Stasiun Utama Paris, jadi yang dateng naik kereta/bis dari negara lain, gak repot cari2 hotel.. 2. Apa yang menarik dari Paris? Eiffel Tower? Kota sejuta cahaya? Kota romantis? Ya apapun alasannya itu, Paris akan selalu menjadi magnet utama di benua Eropa, terutama di Perancis. Hampir semua orang bermimpi untuk jalan-jalan atau bahkan menetap di Paris. Sudah banyak sekali imigran yang datang ke Paris. Dan karena itulah, Paris menjadi kota yang tidak aman. Kasus pencurian dan kejahatan itu biasanya dilakukan oleh para imigran di Paris. Arrondissement Paris Paris Arrondissements Paris terbagi menjadi 20 Arrondissement, yaitu pembagian daerah administratif yang dipakai di beberapa negara berbahasa Perancis atau Belanda. Semakin kecil angka Arr nya, semakin dekat pula dengan pusat kota. Jadi kalau 1st Arr, itu artinya benar-benar tepat di pusat kota nya. Kalau 20th Arr, itu artinya sangat jauh dari pusat kota. 1st Arr Pusat Kota Paris. Disini kamu bisa melihat Louvre Museum & Pyramid, Tuileries, Pont des Art, Place de Vendôme, Rue de Rivoli, bahkan bisa melihat Eiffel Tower juga dari kejauhan. 2nd Arr Bourse Ini adalah arr yang paling kecil di Paris. Terkenal dengan industri tekstil nya di arr ini. 3rd dan 4th Arr The Marais Sejarahnya Paris berada di The Marais ini. Sering juga disebut sebagai Kota Tua nya Paris. 5th Arr Latin Quarter Universitas tertua di Paris berada di Latin Quarter. Area ini dipenuhi oleh para mahasiswa/i. 6th Arr Saint Germain-des-Prés 7th Arr Eiffel Tower berada di 7th arr. 8th Arr Daerah paling mahal di Paris. Disini ada banyak hotel mewah dengan pemandangan dari jendelanya yaitu Eiffel Tower. Salah satu hotel mewahnya ialah Plaza Athenee. 9th dan 10th Arr Jauhi yang namanya Rue Saint Denis di area ini, karena itu adalah salah satu tempat prostitusi. 11th Arr Oberkampf 12th Arr Bastille Di area ini banyak tersedia penginapan murah dan aman. 13th Arr China Town nya Paris 14th Arr Montparnasse 15th Arr Parc des Expositions 16th Arr Trocadero Ini area dimana kita bisa melihat pemandangan Arc De Triomphe dan Eiffel Tower dari jauh. Jika di 8th Arr itu mahal-mahal, disini bisa lebih murah sedikit. 17th Arr Palais de Congrès 18th Arr Tempat wisata di area ini ialah Sacre Coeur, Montmartre, dan Moulin Rouge. 19th dan 20th Arr Area terjauh dari pusat kota. Memilih Penginapan di Paris Saya rasa hampir semua orang mengira kalau di Paris itu, ya menginap di dekat Eiffel Tower. Terus sambil membayangkan bisa melihat Eiffel Tower dari jendela kamar. Apalagi kalau ditemenin sama pasangan. So sweet! Setiap orang punya preference nya masing-masing. Kalau saya pribadi sih, saya lebih baik menginap di tengah pusat kota nya. Cari aja penginapan yang terletak di 1st arr, alias yang dekat Louvre. Disana enak kemana-mana jadi gampang. Tinggal jalan kaki, udah bisa ke beberapa tempat wisata. Kalau menginap di daerah Eiffel Tower, cuma bisa jalan kaki ke Eiffel Tower saja. Hal lain yang perlu diperhatikan ketika memilih penginapan di Paris ialah apakah letak penginapannya mudah dijangkau oleh transportasi umum? Lalu, perhatikan pula usia hotelnya. Kalau sudah terlalu tua, biasanya sih agak horror gitu. Kebanyakan hotel di Eropa itu, kita diwajibkan untuk membayar city tax ketika sudah mau check-out dari sana. Jadi perhatikan juga sebelum booking hotel, apakah harganya sudah termasuk city tax atau belum? Kalau ingin memakai airbnb juga bisa. Banyak banget penginapan yang disewa di Airbnb. Tapi sebetulnya harga penginapan Airbnb di pusat kota harganya kurang lebih mirip sama hotel di pusat kota. Enaknya Airbnb sih jadi berasa seperti di rumah sendiri, ada dapurnya, ada ruang tamu nya, dan lain sebagainya. Tapi kebanyakan sih harus naik tangga, tidak ada lift. Agak repot kalau barang bawaannya banyak dan berat. Kesimpulannya Pilih penginapan di pusat kota, yaitu dari 1st arr sampai 6th arr Pilih penginapan yang dekat dengan stasiun subway atau MRT Pilih penginapan yang masih baru dibangun Pilih penginapan yang ada lift nya, kalau barang bawaannya banyak dan berat. Tempat Wisata yang Menarik di Paris 1. Eiffel Tower Ada 2 tempat untuk bisa menikmati indahnya Eiffel Tower di Paris, yaitu di Champ de Mars dan Trocadé Kalau Champ de Mars, disini kamu bisa menikmati view Eiffel Tower dari bawah sampai atas. Karena letak Eiffel Tower memang di Champ de Mars ini yang berada di 7th arr. Lain halnya dengan Trocadéro, disini kamu bisa menikmati view Eiffel Tower yang sepertinya posisi badan sejajar dengan Eiffel Tower. Karena Trocadéro terletak di 16th arr, agak jauh dari Eiffel Tower, tapi disini view nya dapet banget. Nah ini sebetulnya tempat yang paling populer untuk menikmati view Eiffel Tower. Kalau kamu sering melihat foto orang di Instagram dengan background nya Eiffel, pasti dia ambil gambarnya di Trocadéro ini deh Ÿ˜‰ Kalau mau menikmati Eiffel Tower dari jauh juga bisa di sepanjang Seine River. Oh ya, Eiffel Tower sebetulnya lebih bagus kalau malam hari loh. Ada banyak lampu nya gitu. 2. Louvre Museum & Pyramid Saya yakin kamu pasti tau lukisan Monalisa yang sangat terkenal akan kecantikannya itu. Lukisan Monalisa yang asli berada di Louvre Museum. Oleh karena itu, Louvre Museum menjadi tempat wajib yang harus dikunjungi ketika berada di Paris. Tapi bagi kamu yang memang tidak tertarik dengan museum, kamu bisa foto-foto saja di depan Louvre Pyramid nya. Karena biaya masuk ke Louvre Museum ini juga cukup mahal, yaitu 15 Euro/orang kalau beli langsung ditempat. Kalau beli online via website asli nya, ada biaya tambahan 2 Euro, jadi 17 Euro/orang. Tapi setiap hari Jumat mulai tiket masuk nya gratis untuk yang berusia 26 tahun ke bawah, dengan syarat harus menunjukan kartu identitas atau passport. Terus, setiap hari Minggu pertama di bulan Oktober sampai Maret, tiket masuk ke Louvre Museum juga gratis untuk segala usia. Oh ya, Louvre Museum tutup setiap hari Selasa. 3. Notre-Dame Cathedral & Pont de l’archevêché Ini adalah katedral Katolik paling terkenal di Paris. Tiket masuknya sendiri sih gratis, tapi kalau mau naik ke atas tower nya bayar Euro dan kalau mau ke crypt nya bayar 6 Euro. Ada juga tiket masuk berbayar biar tidak usah mengantri untuk masuk ke Notre Dame ini. Karena katanya antrian disana itu panjang sekali, kalau yang malas mengantri atau yang waktunya mepet, bisa beli tiket masuk berbayar itu. Tepat di belakang Notre-Dame Cathedral ada sebuah jembatan bernama Pont de l’archevêché. Dulu jembatan ini terkenal dengan Love Locks nya. Tapi sejak tahun 2015 lalu, Love Locks di jembatan ini sudah dipindahkan atau dibuang entah kemana. 4. Arc de Triomphe & Champs Elysees Arc de Triomphe adalah salah satu monumen yang paling terkenal di Paris. Ini merupakan gerbang kemenangan. Monumen ini digunakan untuk memperingati dan menghormati orang-orang yang berjuang dan mati demi Perancis dalam revolusi Perancis dan Perang Napoleon. Dibawah monumen ini terdapat makam prajurit tak dikenal dari Perang Dunia I. Lokasinya terletak tidak jauh dari Champs Elysees, sebuah jalanan yang sangat terkenal untuk shopping di Paris. Kalau di Singapore ada Orchard Road, mungkin bisa dibilang di Paris ini ada Champs Elysees. 5. Palais Garnier / Opera Garnier / Paris Opera Palais Garnier bisa disebut juga sebagai Opera Garnier atau Paris Opera. Gedung opera yang terletak di 9th arr ini merupakan salah satu gedung opera paling terkenal di dunia. Dibangun dari tahun 1861-1875, gedung Opera ini terkenal dengan legenda Phantom of the Opera Hantu Opera nya. Di gedung ini dulunya merupakan tempat berkumpulnya orang kaya raya. Tidak mengherankan jika bangunan ini sangat megah dan mewah, seperti di istana kerajaan. Bahkan disini juga ada Hall of Mirrors, seperti yang ada di Chateau de Versailles Istana Versailles. Tiket masuk ke Palais Garnier ini ialah 11 Euro untuk Dewasa, 7 Euro untuk yang berusia 12-25th. Transportasi di Paris Paris Metro Sebenarnya Paris merupakan kota yang enak untuk jalan kaki. Ketika saya di Paris, saya lebih sering jalan kaki daripada naik kendaraaan umum. Pilihan transportasi umum di Paris ialah Bus, Metro, dan RER. Tiketnya sendiri bisa langsung beli di tempat. Ada beberapa pilihan kartu transportasi di Paris, yaitu T+ ticket point-to-point ticket, 1 pack carnette 10 T+ Ticket, Paris Visite, dan Paris Mobilis Card. Sebenarnya masih ada lagi pilihan kartu transportasi nya, namun yang paling sering dipakai oleh turis ialah yang saya sebutkan diatas. Untuk mengetahui kartu transportasi mana yang cocok untuk kamu, pertama-tama kamu harus tentukan dahulu itinerary dan rute nya. Setelah itu baru bandingin diantara pilihan kartu transportasi itu mana yang lebih cocok sesuai dengan itinerary dan rute yang sudah kamu susun. Makan di Paris Croissants with Jam Di Paris itu harga sekali makannya kalau di restoran sekitar 10-20 Euro. Tapi biasanya porsi nya itu besar sekali untuk ukuran orang Indonesia. Jadi 1 porsi bisa untuk berdua. Restoran di Paris biasanya buka di jam tertentu saja, ada yang buka hanya untuk jam makan pagi, ada juga yang buka hanya untuk jam makan siang dan malam, dsb. Intinya harus cek dulu sebelumnya, restoran yang ingin dikunjungi itu bukanya jam berapa saja. Ada beberapa restoran yang mengharuskan kita untuk melakukan reservasi tempat dulu. Bisa lewat telepon, bisa lewat online. Nah buat kamu yang tidak bisa bahasa Perancis, mending reservasi online saja atau cari restoran lain yang tidak butuh reservasi. Ada tata cara nya jika kamu makan di restoran di Perancis, terutama di Paris. Awalnya, ketika masuk ke sebuah restoran, kamu harus bilang “Bonjour!”, yang artinya ialah “Halo!” dalam bahasa Perancis, bisa juga “Have a good day!” atau “Selamat Pagi!”. Biasanya sih pelayan atau owner nya juga selalu bilang “Bonjour!” ke semua pengunjung nya. Lalu mereka akan kasih menu nya. Nah, setelah memilih mau makan dan minum apa saja, baru panggil pelayannya. Disana itu semua serba cepat. Jadi jangan sampai saat kamu sudah memanggil pelayan, kamu masih milih-milih makanan atau minuman. Berbeda dengan di Indonesia yang pelayannya mau nungguin kita pilih makanan atau minuman saat lagi order. Lalu, ketika makanan atau minuman nya sudah datang, kita bisa bilang “Merci“, yang artinya “Terima kasih”. Setelah selesai makan dan ingin meminta bill, kita bisa bilang ke pelayannya, “L’addition, s’il vous plaÃt!“, yang artinya “Bill, please”. Di Paris juga ada kebiasaan untuk kasih tips ke pelayannya. Jadi saat bill sudah keluar, kita bisa lebihin duit nya sedikit untuk tips. Ada 1 restoran yang terkenal di kalangan para Instagrammers, yaitu Au Vieux Paris d’Arcole. Restoran ini ialah salah satu restoran tua yang ada di Paris. Bagi kamu yang ingin merasakan makanan khas Paris ini adalah tempatnya. Letaknya juga strategis, dekat dengan Notre Dame Dekorasi restoran ini juga dari luar sangat indah. Instagrammable banget deh! Bahkan saya pernah melihat foto prewedding di depan restoran ini loh Ÿ˜› Oh ya, kalau ingin mencicipi Roti khas Perancis, kamu bisa ke Bakery yang ada tulisan “Artisan Boulangerie” nya, seperti Paul dan Eric Kayser. “Artisan Boulangerie” itu sendiri artinya “Homemade”. Belanja di Paris Boulevard Saint Michel Paris ialah pusat nya dunia Fashion dan barang-barang bermerk. Tidak lengkap rasanya jika ke Paris tidak belanja, khususnya bagi para ciwik-ciwik. Pusat perbelanjaan di Paris yang terkenal untuk barang bermerk ialah di Champs Elysees dan Galeries Lafayette. Selain itu, bisa juga belanja di Rue de Rivoli, Merci, Boulevard Saint Michel and Saint Germain, atau Montmartre. Oleh-Oleh dari Paris Bonne Maman Biasanya oleh-oleh dari Paris itu ialah gantungan kunci yang berbentuk Eiffel Tower. Kalau yang ini terlalu biasa, kamu bisa beli topi yang ada tulisan “Paris” nya, atau bisa juga apapun yang menggambarkan Paris. Jadi ga melulu gantungan kunci Ÿ˜› Kalau mau beli oleh-oleh dari Paris, beli saja di Supermarket biar lebih murah, seperti di Monoprix atau Franprix. Bedanya ialah, Monoprix itu lebih besar dari Franprix. Untuk snack nya, saya rekomendasikan merk Bonne Maman. Karena Perancis identik dengan Crepes, bisa juga membeli Pre-Packaged Crêpes untuk oleh-oleh.
Yangudah pernah ke Paris bisa banget nih buat nostalgia. Kalau yang belum pernah juga bisa jadi gambaran kalau suatu saat nanti ke Paris. Yang kangen jalan-jalan di Prancis atau lebih spesifiknya di Paris, silakan saksikan video Youtube di bawah ya! Ane sendiri jadi ketagihan nonton sebelum tidur biar mimpi enak. Sekedar tips aja nih agan
Trip Eropa kali ini sebagian besar dihabiskan untuk jalan-jalan ke Paris, Prancis. Sebenarnya, saya stay di Paris total 10 hari, cuma yang khusus untuk jalan-jalan ke berbagai attractions totalnya 7 hari, sisanya buat acara pribadi dan istirahat. Hence, the itinerary disini dibuat untuk jalan-jalan ke Paris, Prancis selama 7 hari. Karena saking banyaknya destinasi yang saya kunjungin, artikel ini terbagi jadi 2 part, dimana kamu bisa ngebaca part 1 jalan-jalan ke Paris, Prancis disini. DAY 4 JALAN-JALAN KE PARIS, PRANCIS Palais-Royal Setelah sempet jalan-jalan ke Paris, Prancis sendirian kemarin, tepatnya ke Louvre karena Adrien mesti kerja, di hari keempat jalan-jalan ke Paris, Prancis kita kembali exploring Paris berdua. Agendanya adalah ngunjungin attractions di pusat kota Paris, yang pertama Palais-Royal. BACA JUGA Jalan-Jalan ke Nice, Prancis. Si Cantik yang Nice di French Riviera Trekking Mount Batur Bali 5 Things You Need To Know Trip Dadakan ke Antibes, Prancis. A Pastel-Colored Seaside Town in French Riviera Palais-Royal adalah bekas istana bangsawan Prancis yang kini digunakan sebagai kantor pemerintah Prancis, tepatnya Kementerian Kebudayaan dan Dewan Konstitusi Prancis. Dibangun pada tahun 1633 oleh Cardinal Richelieu yang saat itu menjadi kepala menteri raja Prancis Louis XIII. Mungkin kamu pernah ngelihat video or foto Palais Royal di Instagram juga karena istana ini termasuk selfie spot yang populer di Paris. 2. Jardin du Palais Royal Atau Royal Palace Garden, tempatnya Parisians relaxing, merenung atau piknik. Saya yakin kamu udah pernah ngelihat Jardin du Palais Royal di internet or TV karena taman ini emang terkenal, melebihi Palais Royal, apalagi sejak jadi salah satu shooting locations Emily in Paris. Inget dong scene ketika Emily duduk sendirian di taman, ngerasa down akan hidup barunya di Paris yang ternyata gak seindah dan segampang yang dia imagined, lalu dia kenalan sama Mindy. Seperti Emily, saya juga suka ama taman ini. Rasanya adem dan pewe aja duduk dan daydreaming disini. Jardin du Palais Royal memang punya dua deretan pohon yang bikin area taman jadi teduh dan terlindungi dari matahari Eropa yang membara pas summer. Fasililitas lainnya ada fountain, sand box buat anak-anak bermain, serta kafe, art galeries, dan butik-butik yang berada di arcades di ketiga sisi taman. Satu bagian dari Jardin du Palais Royal yang ikonik dan selalu jadi tempat selfie adalah Court of Honor. Lapangan ini dipenuhi dengan pilar-pilar white and black stripes karya seniman David Buren. 3. Galerie Vivienne 5 menit jalan kaki dari Jardin du Palais Royal, tibalah kita di Galerie Vivienne, salah satu gang beratap arcades terikonik di Paris. Galerie Vivienne dipenuhi dengan butik, kafe, tea rooms, wine cellars, grocery shops, dan old bookstore. Tapi even kalau kamu gak masuk ke salah satu toko ini, Galerie Vivienne tetep worth to visit saat jalan-jalan ke Paris, Prancis karena tempatnya sendiri udah indah, bagaikan arts. Lihat aja kerumitan desainnya, lantai mosaik dan indahnya atap kacanya.. 4. Printemps Highlight dari day 4 jalan-jalan ke Paris, Prancis adalah ke Menara Eiffel, ikonnya Paris yang sebenernya udah pernah saya visited back in 2016. Cuma sayangnya waktu itu solo travel, hiks, masak ke Eiffel sendirian gitu loh. Jadinya saya balik lagi ke Eiffel pas jalan-jalan ke Paris, Prancis musim semi ini. Tapi sebelumnya, kita naik metro dulu buat mampir ke Printemps, a luxury department store yang berada persis di sebelah Galeries Lafayette Haussmann buat beli tas yang udah saya incer. Tax Refund Gak ada alasan khusus sih kenapa shoppingnya mesti di Printemps bukan Galeries Lafayette, tapi yang jelas saya beli itu bag dan selanjutnya ngurus tax refund di lantai basement Printemps. Ada 2 pilihan tax refund, masuk ke kartu kredit 12% dari total belanjaan minimal 175,01 Euro atau cash 10,8% yang bisa diambil di terminal keberangkatan Bandara Charles de Gaulle Paris pas sebelum terbang meninggalkan Eropa setelah check in dan lewatin imigrasi, di area duty free shops. Saya pilih opsi yang kedua. Prosedur ngurus tax refund juga gampang ya, ada yang mandu gitu di area tax refund di Printemps. Saya cukup isi form di komputer dan ke konter sebelahnya buat infoin kalau pilih cash. Pas di bandara juga cuma antre 5 menit terus dikasih itu cash tax refundnya sama petugas. Sedang kalau pilih tax refundnya masuk ke kartu kredit prosesnya lebih cepet lagi. Cukup isi form di komputer doang lalu masukkan dokumen tax refund akan dikasih saat bayar belanjaan sama shop assistant di kotak di konter tax refund di bandara. Lokasinya berada di dekat area check in/ baggage drop. 5. Menara Eiffel Kita sampai di Trocadero, salah satu spot buat ngelihat Menara Eiffel dengan naik metro. Karena turisme di Prancis udah balik normal, jelas Trocadero penuh dengan turis. Susah buat ambil foto yang sepi tanpa manusia. Begitu juga di Trocadero Gardens yang letaknya lebih dekat ke Eiffel. Akhirnya kita duduk-duduk aja sambil ngelihatin air mancur dan dengerin musik. Chilling out spot di area Eiffel lainnya adalah di Champs de Mars yang berada di seberang Trocadero Gardens. Disini banyak Parisians dan turis yang gelar tikar dan berpiknik. Sementara itu, kalau kamu mau naik ke puncak Menara Eiffel saat jalan-jalan ke Paris, Prancis tiketnya 25,90 Euro dengan lift. Saat itu saya gak dapet tiket plus gak mau kalau mesti antre on the spot, but I am okay with relaxing di Champs de Mars. Toh saya bisa balik ke Menara Eiffel kapanpun saya mau.. DAY 5 JALAN-JALAN KE PARIS, PRANCIS Rooftop Galeries Lafayette Selama Europe trip kali ini, saya sempet muter-muter kota lain di Prancis dan beberapa negara Eropa lainnya akan ditulis di artikel terpisah, cuma kita selalu balik ke Paris in between the trips. Setelah balik dari Strasbourg, destinasi pertama yang pengen saya tuju selama jalan-jalan ke Paris, Prancis adalah ke rooftopnya Galeries Lafayette Haussmann. Goalnya apa lagi kalau bukan demi ngelihat view Paris dari rooftopnya Galeries Lafayette. Ternyata viewnya emang kereeen…sejauh mata memandang gedung-gedung klasik Paris membentang sampai di kejauhan terlihat Eiffel. Beberapa architectural landmarksnya Paris juga kelihatan jelas disini, yaitu Palais Garnier dan gedung lain dari Galeries Lafayette yang berada persis di seberang. Udah bener saya gak ikutan antre buat naik ke puncak Menara Eiffel, maybe will go there next time for the dinner tho…I heard the experience is fantastic. Buat ke rooftopnya Galeries Lafayette tidak dipungut biaya alias free. Kamu cukup naik eskalator dari lantai 6. Selain nikmatin view Paris, di rooftop kamu juga bisa hang out di kafe dan restoran yang ada disini. Saat jalan-jalan ke Paris, Prancis, kamu juga bisa nyobain rooftop lainnya, misalnya rooftopnya Printemps. 2. Seine River Cruise Saya sebenernya udah pingin banget ikutan Seine River Cruise dari sejak tahun 2016, pas jalan-jalan ke Paris, Prancis pertama kalinya. Cuma saat itu saya cuma punya waktu 2 hari trus harus terbang ke Roma, Italia. Karena udah capek juga jalan kaki keliling Paris, akhirnya kita putusin buat ikutan Seine River Cruise di tempat terdekat, yaitu Bateaux Mouches, operator Seine cruise pertama. Tiketnya 15 Euro dan belinya tinggal antre di loket, gak perlu beli di website dulu, meski bisa juga sih beli tiket dari jauh-jauh hari di website. Dari titik keberangkatan Pont de l’Alma, kapal melaju di sepanjang sungai Seine selama 1 jam 10 menit, melewati landmarks terpenting Paris, mulai dari Musee d’Orsay, Notre Dame, Hotel de Ville, Ile de la Cite, Louvre, hingga akhirnya perlahan melewati Eiffel di penghujung journey. For me, it’s the best experience I had in Paris this spring! Rasanya asyik dan seru aja berlayar ngelilingin Paris. Kapalnya juga nyaman, bisa milih duduk di lantai bawah indoor atau duduk di dek atasoutdoor. Saya sih prefer duduk di bawah ya biar kena AC dan aman dari serangan matahari haha…soalnya meski masih spring, Paris udah mulai panas dan mataharinya lumayan ngebakar kulit gengs. 3. Rue de L’ Universite Sebelum menutup acara jalan-jalan ke Paris, Prancis day 5, kita sempetin dulu ke Rue de L’ Universite, salah satu Eiffel Tower the best photo spots. Saya dan Adrien kesini karena mau bikin reel, eh gak taunya banyak banget yang lagi photo shoot di jalan ini. Lumayan susah buat ambil video tanpa strangers di dalam frame secara saat itu sore hari, jam-jam tempat wisata penuh. Meski perlu perjuangan, akhirnya kita bisa juga ambil foto dan video disini. Sebenernya saya pernah kesini juga tahun 2016, tapi karena waktu itu jam 7 pagi, Rue de L’Universite masih kosong melompong. Jadi, kalau kamu mau kesini saat jalan-jalan ke Paris, Prancis, sebaiknya datang jam 7/8 pagi. Dari sini, kamu bisa lanjut piknik di Champs de Mars dan Trocadero Gardens, atau sekalian naik ke Menara Eiffel yang cuma berjarak 5 menit jalan kaki. DAY 6 JALAN-JALAN KE PARIS, PRANCIS Okay, hari ini adalah hari kedua terakhir saya jalan-jalan di Paris, Prancis. Semua attractions yang saya pingin kunjungin udah didatengin, ada sih beberapa lainnya cuma disimpen buat next visit aja, selain itu saya juga udah gak punya energi buat exploring new places lagi. Jadi hari ini agendanya mau ke tempat-tempat yang lebih nyantai, no pressure to see as much as possible, dan kalau ada yang cocok sekalian shopiiing…buat myself dan oleh-oleh. Berikut adalah mal-mal yang saya datengin dan rekomendasiin buat kamu pay a visit juga La Samaritaine upscale mall favoritnya Parisians. Bangunannya cantik banget, gak begitu gede tapi ada banyak high end brands. 2. Westfields de Halles Gak begitu jauh dari La Samaritaine, sekitar 10 menit jalan kaki, jadi sayang kalau gak sekalian dikunjungi. Disini kamu bisa nemuin banyak high street brands macam Zara, H&M, Muji, dll. Saya waktu itu beberapa kali ke Westfields karena disini ada Fnac, jaringan toko buku Prancis yang juga menjual buku-buku berbahasa Inggris. Kedua mal diatas berada tak jauh dari Notre Dame, jadi kamu bisa pakai rute Notre Dame lalu ke La Samaritaine dan Westfields de Halles. 3. BHV Marais Terletak di Le Marais, di seberang Hotel de Ville. BHV Marais okelah buat diexplored, tapi pilihan high end brandsnya gak banyak. Dari sini kamu bisa lanjut exploring jalan-jalan kecil di Le Marais buat window shopping ke butik-butik atau ke Centre Pompidou. Jangan lupa juga ke Champs Elysees Avenue buat experience the famous shopping street in Paris. DAY 7 JALAN-JALAN KE PARIS, PRANCIS Well, this is the last day of jalan-jalan ke Paris, Prancis. Saya punya waktu seharian sebelum terbang malam harinya. Kebetulan saat itu Sabtu, jadi saya abisin waktu buat exploring Nation Market lagi, lunch di sebuah Vietnamese restaurant, dan keluar masuk pharmacy buat belanja French cosmetics. Sebelum ambil koper, gak lupa beli banyak cokelat buat oleh-oleh di supermarket Casino dan Monoprix. Jam 5 sore, saya dan Adrien kembali naik metro buat ke bandara untuk terbang balik ke Dubai dan Jakarta. Jalan-jalan ke Paris, Prancis dua kali saya jadi sadar kalau Paris itu gede banget. Meski udah exploring the city for 10 days saya ngerasa baru pernah ke sedikit tempat aja di Paris. Perlu the 3rd, 4th, 5th, and more visit jalan-jalan ke Paris, Prancis buat ngelihat sisi-sisi lain the city of light. Curious about my adventures in Europe and America ?. You can click the following links to see my traveling videos that have aired on Net TV Desa Hallstatt, Desa dengan Arsitektur Klasik di Pinggir Danau1 Juta Rupiah Dapet Apa Di Dubai?Imutnya Park Guell, Dunia Fantasi Ala Gaudi di BarcelonaAda Turki Mini di Bosnia HerzegovinaNyobain Makanan Khas Bosnia, Kaya Rasa dan Pasti HalalThe Bean, Seni Kontemporer yang Ada di Film – film Hollywood Want to help support my travel? Help me to visit 50 more countries and write more travel stories & guides by donating here Watch my adventures & subscribe to my YouTube channel The Island Girl Adventures LapanganTerbang Lyon ke Kereta Api Avignon. 5. Paling Jalan Terkenal Di Paris Untuk Lihat: Boulevard De Clichy. Montmartre telah pada satu ketika dianggap sebagai oasis untuk orang ramai seni Paris. malangnya, harga yang lebih tinggi hasil daripada pelancongan telah mendorong sebahagian besar artis ke kawasan kejiranan yang berbeza.
Há voos diretos de São Paulo e Rio de Janeiro para chegar a Paris saindo do Brasil. Quem já está na Europa vai chegar a Paris de avião ou de trem a cidade tem 6 estações!. E de carro? Não recomendamos carro, não – leia neste post porque não recomendamos. Como chegar a Paris de avião A Air France, Latam e GOL voam direto a Paris desde São Paulo. A Air France voa direto a Paris saindo do Rio de Janeiro. A TAP e todas as outras cias. aéreas que voam do Brasil à Europa também chegam a Paris, saindo de São Paulo e/ou do Rio, com uma conexão. Se você já estiver na Europa, escolha o avião se vier de Portugal, Espanha, Itália, Reino Unido com exceção de Londres, Alemanha com exceção de Colônia, Stuttgart e Frankfurt, todo o Leste Europeu e Escandinávia. Dentro da França, Dentro da França, considere o avião se vier de/for a Nice, Toulouse, Biarritz ou Lourdes. Leia sobre transporte de/para os aeroportos mais abaixo. Serviços de transporte podem ter sido suspensos ou apresentarem horários e preços diferentes em função da pandemia da Covid-19. Atrações como museus, teatros, parques e outros podem estar temporariamente fechados. Consulte os sites oficiais indicados aqui para informações perca dinheiro no câmbio Como chegar a Paris de trem O trem é o melhor meio de transporte para quem vem de ou vai a Bruxelas 1h30, Londres 2h30, Genebra 3h10, Amsterdã 3h20, Colônia 3h20, Lausanne 3h40, Stuttgart 3h40, Zurique 4h e Frankfurt 4h. Munique 6h, com baldeação em Stuttgart e Barcelona 6h30, direto são destinos em que o avião, mesmo com os deslocamentos e antecedência para check-in, pode ser mais rápido escolha o trem se gostar mais ou se o preço estiver melhor. Na França, os TGVs ligam Paris com mais rapidez do que o avião somando deslocamentos e antecedência para check-in a Aix-en-Provence 3h, Avignon 2h45, Bordeaux 3h20, Marselha 3h20 e Strasbourg 2h20. Outros destinos domésticos, porém, permitem considerar o avião Nice 5h40 de trem, Toulouse 5h40 de trem, Biarritz 5h40 de trem e Lourdes 6h de trem. Para conseguir tarifas descontadas, compre suas passagens de trem a partir de 120 dias de antecedência se não aparecerem com 120 dias, aparecerão com 90 dias. Passagens com origem na França devem ser compradas na SNCF. Com origem no exterior, compre nos sites das cias. dos próprios países em Londres, Eurostar; na Bélgica, Thalys; na Holanda, NS Hispeed; na Suíça, SBB; na Espanha, Renfe. Leia sobre as 6 estações ferroviárias de Paris mais abaixo. Paris de carro Não faça isso! Estar de carro em Paris é uma grande roubada. O estacionamento é difícil e caro; o trânsito é complicado; entrar e sair da cidade requer atenção mesmo com GPS! e muita paciência. Se você vem de outro lugar na França, o ideal é entregar o carro e vir de trem ou avião. A mesma coisa para sair de Paris vá de trem ou avião à região que quer explorar, e alugue o carro a chegar. Isso vale para regiões como a Alsácia alugue ou deixe o carro em Strasbourg, Bourgogne alugue ou deixe o carro em Dijon, Provence alugue ou deixe o carro em Avignon, Aix ou Marselha, Côte d’Azur alugue ou deixe o carro em Nice, Vale do Loire alugue ou deixe o carro em Tours, Normandia alugue ou deixe o carro em Caen, Lyon ou Bordeaux. Como chegar e sair dos aeroportos de Paris Paris tem dois aeroportos na região metropolitana Charles de Gaulle e Orly e um aeroporto low-cost distante, Beauvais, que é vendido pela Ryanair como “Paris”. Charles de Gaulle CDG É o maior e mais importante; os vôos Air France e TAM vão para lá. O táxi agora tem tarifa fixa 50 euros até a Rive Droite e 55 euros até a Rive Gauche. As outras alternativas são ônibus adaptado Roissybus a Étoile, 12,50 euros o ônibus especial Le Bus Direct, 17 euros à Tour Eiffel ou às Gares de Lyon e Montparnasse trem suburbano RER B sai 11,40 euros Vans só valem a pena no trajeto hotel-aeroporto. O easyBus deixou de operar em outubro de 2016. Trânsfers do aeroporto para Paris Trânsfer compartilhado do Charles de Gaulle para Paris – compre com nosso parceiro Viator Trânsfer privado do Charles de Gaulle para Paris – compre com nosso parceiro Viator Trânsfers de Paris para o aeroporto Trânsfer compartilhado de Paris para o Charles de Gaulle – compre com nosso parceiro Viator Trânsfer privado de Paris para o Charles de Gaulle – compre com nosso parceiro Viator Orly É o aeroporto mais próximo da cidade; a TAP opera aqui. O táxi agora tem tarifa fixa 30 euros até a Rive Gauche e 35 euros até a Rive Droite. As outras alternativas são ônibus adaptado OrlyBus a Denfert-Rochereau, 9,20 euros ônibus especial Le Bus Direct a Montparnasse, Invalides e Étoile, 12 euros monotrilho OrlyVal combinado com o trem suburbano RER B, que sai 13,30 euros Beauvais Fica a 90 km da cidade e é a base das low-cost RyanAir e da WizzAir. Há ônibus fazendo a linha Beauvais-Porte Maillot, com partida 25 minutos depois da chegada de cada vôo. Custa 17 euros. Veja prós, contras, horários, duração e detalhes dos trajetos de/para os aeroporto em Paris transporte para os aeroportos CDG, Orly e Beauvais. Transporte de/para estações ferroviárias Não existe uma estação ferroviária central em Paris. Você pode chegar ou partir por seis gares espalhadas pela cidade Na Gare du Nord operam os trens de/para Londres, Bruxelas, Bruges, Amsterdã, Colônia e Lille. É servida pelas linhas 4 e 5 do metrô e pelas linhas B e D do RER. Na Gare de l’Est operam os trens de/para Reims, Strasbourg, Frankfurt, Stuttgart e de lá a Munique e Luxemburgo. É servida pelas linhas 4, 5 e 7 do metrô. Na Gare de Lyon operam os trens de/para Lyon, Dijon, Avignon, Aix-en-Provence, Marselha, Nice, Genebra, Lausanne, Basiléia, Zurique e Milão. É servida pelas linhas 1 e 14 do metrô e pelas linhas A e D do RER. Na Gare Montparnasse operam os trens de/para Tours, Rennes e de lá o ônibus ao Mont Bordeaux, Lourdes e Biarritz. É servida pelas linhas 4, 6, 12 e 13 do metrô. Na Gare operam os trens de/para destinos da Normandia, como Caen e Vernon de onde você segue de ônibus aos jardins de Giverny. É servida pelas linhas 3, 12, 13 e 14 do metrô e pela linha E do RER. Na Gare d’Austerlitz operam os trens de/para Orléans, Blois e Toulouse. É servida pelas linhas 5 e 10 do metrô e pela linha C do RER. Em todas as estações você encontrará pontos de táxi bem sinalizados, onde dá para pegar táxi 24 horas é comum esperar. Os táxis funcionam pelo taxímetro. Dentro de Paris, espere pagar entre 10 e 25 euros pela corrida ao seu hotel. Todas as estações são ligadas pelo metrô. Será inevitável encontrar lances de escadas não-rolantes no seu percurso. Para ver o trajeto entre a estação de chegada e o seu hotel e para qualquer outro deslocamento em Paris, use esta ferramenta da RATP. Como ir a Disneyland Paris Saindo de Paris Embarque na linha A do trem suburbano RER pegue nas estações Étoile, Auber, Châtelet-Les Halles, Gare de Lyon ou Nation e desça em Marne la Valée-Chessy. Dá 47 minutos desde Châtelet; a passagem ida e volta vai custar 15,20 euros. Vale a pena comprar um passe Mobilis zones 1-5 para usar nesse dia; vai custar 16,60 euros e vai dar direito também a quantos trechos de metrô e ônibus dentro de Paris você precisar naquele dia. O shuttle Disneyland Paris Express passa de manhã pela Gare du Nord, Opéra, Madeleine e Châtelet e leva à estação Marne La Valée-Chessy, retornando à noite. O trajeto entre Châtelet e a Marne La Valée-Chessy leva 1 hora. O trajeto é vendido juntamente com o ingresso do parque, a partir de 77 euros. Da estação Marne La Valée-Chessy, ônibus gratuitos da Disneyland Paris levam ao parque. Saindo do aeroporto CDG Há um TGV que vai do Charles de Gaulle a Marne la Valée-Chessy em 10 minutinhos. Compre na SNCF. Da estação, ônibus gratuitos da Disneyland Paris levam ao parque. O Magical Shuttle leva entre 60 e 90 minutos e serve também a vários hotéis do complexo Disney. A passagem custa 23 euros crianças de 3 a 11 anos pagam 10 euros. Nossa parceira Viator oferece opções de trânsfer coletivo, com ou sem ingressos, e também trânsfer privativo Disneyland Paris com trânsfer saindo do centro de Paris e ingresso de 1 dia para um ou dois parques Trânsfer privativo ida/volta para Disneyland Paris saindo de Paris ou do aeroporto Saindo do aeroporto Orly A melhor alternativa é o Magical Shuttle que chega em 1h10 à estação Marne La Valée-Chessy e serve também a vários hotéis do complexo Disney. A passagem custa 23 euros crianças de 3 a 11 anos pagam 10 euros. Receba a Newsletter do VNV Serviço gratuito Resolva sua viagem Passagens aéreas – veja os melhores preços no Kayak Hotel – encontre o seu no Booking Seguro viagem – compre com a Allianz Travel Aluguel de carro – pesquise na Rentcars em até 10x Trânsfers e passeios – escolha com a Viator
PenerbanganVenice - Paris memakan waktu 1 jam 45 menit dan kita tiba di Paris CDG Airport yang super sibuk. Dan satu lagi, selamat datang di dunia tanpa bahasa Inggris. Di bandara yang sangat luas ini, petunjuk jalan yang harus kita cari adalah penunjuk lokasi Metro (subway), jadi perhatikan baik-baik petunjuk jalan dalam airport ini.
Sebuah negara di benua Eropa yang satu ini sangat terkenal akan keindahan kota nya. Pastinya menyenangkan bisa berjalan-jalan ke kota Paris di negara Perancis untuk berwisata. Disana Anda akan dapat melihat berbagai tempat wisata yang bisa dijadikan tujuan untuk liburan ke Paris, Perancis. Beberapa tempat wisata di Paris yang terkenal, menarik, dan indah yaitu.. 1. Eiffel Tower Menara Eiffel atau La Tour Eiffel merupakan menara yang menjadi ikon kota Paris. Menara ini berada di taman Champ de Mars, Paris, Perancis, dan merupakan salah satu landmark paling terkenal di dunia yang menjadi destinasi utama para wisatawan. Jika berkunjung ke Menara Eiffel tidak lengkap kalau tidak naik ke atas dan melihat panorama Paris dari sana. Tapi lebih mengesankan lagi jika naik menara Eiffel saat malam hari sambil melihat kerlap-kerlip lampu kota Paris dan menikmati hidangan di restauran Menara Eiffel. Selain itu, kita juga bisa membeli suvenir dan mengirim kartu pos langsung dari menara Eiffel. Sebetulnya tempat wisata ini adalah hasil rangkaian besi yang dibangun antara 1887 dan 1889. Meski dibangun untuk merayakan seabad revolusi Perancis, pembuatannya sendiri mengundang kritik dari seluruh Perancis. Kalangan seniman menilai tidak adanya keindahan dari Eiffel, sedang para arsitektur mendebat ketahanan angin pada strukturnya. Meski begitu, ikon Perancis ini tetap setia dikunjungi oleh jutaan orang setiap tahun. 2. Arc de Triomphe Arc de Triomphe atau Gerbang Kemenangan adalah monumen di tengah Place de l'Étoile, bertujuan untuk merayakan kemenangan Perancis dan menghormati semua yang gugur dalam pertempuran. Ini adalah salah satu monumen terpopuler di Paris dan merupakan salah satu gapura terbesar dalam sejarah. Selain itu, gapura yang dibangun ini untuk memperingati kemenangan Napoleon. Gapura ini terletak di tengah bundaran Place Charles de Gaulle, di ujung barat jalan Champs-Élysées, Paris, Perancis. Arc de Triomphe di bangun atas perintah Napoleon pada masa kejayaannya pada tahun 1806, setelah ia menang melawan Austria dalam perang Austerliz. Arc de Triomphe dihiasi oleh banyak patung dan relief yang menggambarkan perang Napoleon. Selain itu juga terdapat banyak ukiran lain di dinding monumen ini. Selain itu masih banyak lagi yang bisa dilihat jika kita berkunjung ke Arch de Triomphe, seperti makam seorang tentara tak dikenal, masuk ke museum di dalam Arch de Triomphe, serta naik ke puncaknya dan melihat dari atas jalan-jalan di Paris yang berpusat di Arch de Triomphe. 3. Cathédrale Notre Dame de Paris Notre Dame de Paris atau Notre Dame Cathedral adalah gereja paling terkenal sekaligus tempat wisata terkenal di Paris. Gereja katedral bergaya gothic ini terletak di Île de la Cité, yaitu sebuah pulau kecil di tengah sungai Seine, Paris, Perancis. Ini merupakan bangunan abad ke-12 yang ada di Paris. Notre Dame dianggap sebagai contoh terbaik dari gaya arsitektur gothic Perancis dan merupakan salah satu gereja terpopuler di negara ini. Selain menjadi tempat wisata, katedral “Bunda Kita di Paris” masih digunakan untuk misa Uskup Agung Perancis. MDers yang berkunjung ke tempat ini, juga bisa menikmati kesejukan sungai Seine, tak jauh dari bangunan ini. Selain masuk ke dalam gereja untuk melihat interiornya yang indah, kita juga bisa naik ke atas menaranya untuk melihat pemandangan kota Paris dari atas. Selain itu, katedral ini juga memiliki ruang penyimpanan bawah tanah yang bisa dikunjungi. Di belakang katedral Notre Dame Paris juga terdapat taman cantik yang menjadi salah satu taman favorit warga Paris. Jika Anda mengunjungi Notre Dame Cathedral, Anda juga bisa mampir melihat tempat-tempat menarik lain di dekatnya yang sama-sama berada di pulau Ile de la Cite. 4. Musée du Louvre Museum Louvre atau Musée du Louvre, adalah bekas istana kerajaan Perancis yang sekarang menjadi salah satu museum terbesar di dunia dan sekaligus museum paling terkenal di Paris. Museum ini menjadi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan kunjungan lebih dari 8 juta orang per tahun. Louvre Museum berisi lebih dari 380 ribu objek pameran dan memajang lebih dari 35 ribu karya seni. Yang menjadi primadona tentu saja adalah lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci yang seolah sudah menjadi ikon Museum Louvre. Dua masterpiece lain yang sekarang kian populer setelah menjadi setting lokasi dalam novel The Da Vinci Code dan juga film adaptasinya yang sama-sama sukses, juga bisa di jumpai di Louvre Museum. Ingin tahu apa saja yang bisa dilihat di Museum Louvre selain Mona Lisa, Piramida Louvre, dan Piramida Terbalik. Dahulu gedung yang dijadikan museum Louvre adalah istana Palais de Louvre yang dibangun tahun 1190 dan mengalami tahap penyelesaian menjadi seperti gedung yang terlihat saat ini. Kemudian pada tahun 1989 arsitektur Amerika asal China, Pei membuat piramida kaca yang dijadikan salah satu dari 3 pintu masuk. Untuk bisa menikmati Museum yang memamerkan lebih dari 35000 obyek seni dari jaman pra-sejarah hingga abad ke-19 ini, anda harus datang pagi-pagi sekitar jam karena di sini selalu ramai pengunjung sehingga harus mengantri. 5. Place de la Concorde Place de la Concorde adalah alun-alun kota berbentuk oktagonal yang berada di antara Tuileries Gardens dan Champs Elysées, Paris, Perancis. Alun-alun stylish ini merupakan alun-alun utama dan yang terluas di kota Paris. Sebagai alun-alun utama yang terletak di tengah kota, Place de la Concorde dikelilingi oleh bangunan penting dan dekat tempat wisata lain di kota Paris. Selain itu, alun-alun ini juga memiliki banyak fitur dan hiasan seperti obelisk mesir, air mancur, patung, dan tiang-tiang lampu yang artistik. Selain sebagai salah satu tempat wisata terkenal di Paris, Place de la Concorde juga sering menjadi setting lokasi film dan novel di antaranya adalah The Devil Wears Prada, Star Trek, dan novel Tender is the Night karangan F. Scott Fitzgerald, yang juga mengarang novel 'The Curious Case of Benjamin Button'. Di utara, dibangun dua gedung dari batu yang indah. Dipisahkan dengan Rue Royale, bangunan ini adalah contoh terbaik untuk arsitektur saat itu. Awalnya digunakan sebagai kantor pemerintahan, sedangkan bangunan di timur adalah Menteri Angkatan Laut Perancis. Tak lama setelah dibangun, bangunan yang berada di barat diubah menjadi Hôtel de Crillon yang mewah masih beroperasi sampai sekarang di mana Marie Antoinette menghabiskan waktu luangnya dengan bersantai dan belajar memainkan piano. Saat Perang Dunia II, hotel ini digunakan sebagai markas oleh Tentara Jerman. Jadi tanpa berlama-lama lagi, ini detail pengeluaran kami selama 5 hari 4 malam di Paris (catatan aktual berdasarkan data yang kami masukkan ke dalam aplikasi Trail Wallet): Tanggal. Harga. Rupiah. Kategori. Komentar. 2013-07-11. Rp 2,028,000. calcular distancia e rota ⇢ Calcular distância uso cidade, país para precisão ymWgag.
  • 3ksvrlp457.pages.dev/415
  • 3ksvrlp457.pages.dev/483
  • 3ksvrlp457.pages.dev/252
  • 3ksvrlp457.pages.dev/306
  • 3ksvrlp457.pages.dev/180
  • 3ksvrlp457.pages.dev/131
  • 3ksvrlp457.pages.dev/423
  • 3ksvrlp457.pages.dev/427
  • jalan jalan ke paris sendiri